Ayam serama berkualitas memiliki ciri tertentu yang tampak dari keseimbangan struktur tubuh.
Keseimbangan struktur tubuh itu meliputi proporsi panjang, leher, bahu, pinggul, bagian belakang, ukuran dada, serta proporsional dan kompak dengan susunan ekor. Leher perlu sedikit panjang sehingga kepala ayam serama bisa menyelam atau menekuk ke belakang saat dada membusung.
1. Bahu ayam serama harus terlihat lebar dengan posisi sepintas di belakang dada. Tulang pinggul seimbang dan sempit, terutama mengecil ke arah bawah permukaan dada.
Dada harus lebar dan besar dengan struktur meninggi. Untuk mengetahui dada ayam bagus, tarik garis semu 45 derajat. Dada paling bagus bila membentuk lingkaran yang bagian atasnya sedikit melampaui bidang garis.
2. Tinggi tubuh pendek seimbang dengan dada. Jika diamati, seluruh tubuh proporsional dan kompak, tapi tidak cebol.
Warna bulu perlu harmonis dari semua arah, seragam, dan tidak ada noda. Warna bulu terang, mengkilap, dan tidak kelihatan membosankan. Bila ayam serama berwarna kontras seperti merah dan hitam, upayakan tersebar merata di tubuh.
3. Kaki tampak paralel, tidak bengkok, berdiri kuat dan seimbang tanpa ekor yang tersusun miring ke sisinya. Susunan ekor perlu diamati. Bulu ekor terbagi 2 bagian, yakni ekor pokok yang berjumlah 6 di sisi kiri dan kanan serta ekor lawi yang tegak lurus menjulang. Ekor harus terlihat besar, terkesan luas, dan tersusun rapi.
4. Ayam serama harus sehat, bebas penyakit (penyakit cacar), anus bersih, dan lubang kuping bersih. Paruh, kuku, dan bulu juga terawat dan rapi. Kesehatan ayam serama bisa dilihat pula dari warna jengger merah terang dan tidak rusak. Ayam serama berkualitas juga jinak, tidak mematuk, serta tidak berkelahi bila didekati ayam serama lain.
Terimakasih infonya sehingga saya tahu.
Terimakasih. Salam bebeja