Siapa tak mengenal pohon sukun? Anggota kerabat nangka tersebut sejak berabad-abad sudah dimanfaatkan buahnya oleh nenek moyang sebagai sumber pangan. Tapi jangan lupa, selain buah, daun sukun Artocarpus altilis itu berkhasiat luarbiasa.
Riset daun sukun oleh Departemen Biomedical Engeneering Universitas Zhejiang di Hangzhou, Tiongkok memperlihatkan, senyawa geranly flavonoid pada daun sukun ampuh membantu mengobati penyakit kanker.
Beragam penelitian lain juga membuktikan keampuhan ekstrak daun sukun untuk menolong penyembuhan penyakit diabetes mellitus, stroke, serta jantung.
Di Indonesia, penyebaran pohon sukun merata di seluruh daerah, terutama di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Buahnya memang dimanfaatkan oleh masyarakat di berbagai untuk aneka penganan.
Buah sukun muncul setelah tanaman berumur 5-7 tahun dan akan terus berbunga hingga berumur 50 tahun. Produktivitas pohon sukun tergolong tinggi. Dalam setahun produksinya mencapai 400 buah/pohon (umur 5-6 tahun) dan 700-800 buah/pohon (umur di atas 8 tahun).