Bidang lingkaran berdiameter 90 cm serupa tampah itu terlihat tergenang air yang menetes deras dari lubang-lubang pipa PVC yang melintang di atasnya.
Di dalam tampah dari bahan fiber tersebut, terlihat sejumlah kecambah tauge berwarna putih asal biji-biji kacang hijau yang disebar. Itulah aplikasi sistem vertiminaponik oleh Balai Pengkajian dan Teknologi Pertanian (BPTP) Jakarta.
Kecambah tauge itu tumbuh pada media vertiminaponik yang terdiri atas campuran zeolit ukuran 20 mesh serta kompos dengan perbandingan 3:1. Alas tampah adalah plastik yang memiliki lubang keluar supaya air yang jatuh di media tanam bisa tersirkulasi agar kembali ke dalam kolam ikan.
Vertiminaponik merupakan modifikasi sistem akuaponik yang fokus pada pertanian kota. Dengan sistem itu bisa dipanen 2 komoditas sekaligus, yaitu sayuran serta ikan.
Sayuran yang tumbuh di media zeolit dan kompos itu memperoleh sumber hara dari sisa pakan dan kotoran ikan. Sebaliknya, selain menjadi tempat sayuran tumbuh, media tanam juga berperan sebagai filter biologis yang akan menjaga kualitas air kolam.