Volume otak primata owa jawa dewasa sekitar 113,7 cc atau sepersebelas dari volume otak manusia dewasa, 1.250-1.500 cc. Namun, jangan pernah sesekali meremehkan daya ingat sang owa jawa. Sekali ia disakiti, goresnya terpatri sepanjang hayat.
Perilaku Bobo di pusat penyelamatan, rehabilitasi, dan pelepasan primata endemik jawa dan terancam punah milik Aspinall Foundation di Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, seperti owa jawa umumnya. Hylobates moloch betina itu doyan bergelayutan. Sesekali Bobo nangkring di cabang pohon ki badak Fragraea wallichiana di kandang sambil meneriakkan suara khas owa. Semua itu berjalan normal.
Tindak-tanduk Bobo baru berubah 180 derajat bila menjumpai sosok lelaki gemuk dan besar mendekati kandang. Bobo mendadak lebih agresif. Suaranya melengking. Dari bahasa tubuh, bobo terlihat tidak nyaman. Boleh jadi Bobo seperti itu karena pernah disakiti oleh orang bertubuh demikian ketika dipelihara sebelumnya.
Apesnya memori itu menancap kuat. Tidak peduli orang bertubuh gemuk dan besar itu bermaksud baik atau buruk, bagi Bobo semua sama: mendatangkan derita. Saat salah satu staf perawat berbobot 95 kg akan lewat, ia perlu sembunyi saat melintas kandang Bobo. Bila tidak, selain bertingkah seperti di atas, Bobo memberi staf itu bonus: sambil membalikkan tubuh, Bobo mengoyangkan pantat seperti mengejek.
Dalam buku Language and Intellegence in Monkey and Apes, Sue Taylor Parker, ahli primata Universitas Sonoma di Kalifornia, Amerika Serikat, menjelaskan kelompok primata memiliki kecerdasan. Salah satu wujudnya kemampuan mengingat sesuatu. Ahli primata dari Primate Research Institute of Kyoto University di Jepang, Prof Tetsuro Matsuzawa, membuktikan itu pada simpanse. Dari riset terungkap Pan troglodytes bisa mengalahkan mahasiswa jago matematika pada tes memori rumit memakai angka 1-9 dalam hitungan detik.
Daya ingat kuat itu tidak muncul tiba-tiba, tetapi melalui proses panjang. Pada simpanse, misalnya ia perlu menghafal jumlah musuh, pejantan dominan, hingga letak sumber pakan. Bila lupa, dapat mengancam kelangsungan hidupnya. Sebab itu manusia jangan pernah menganggap remeh kemampuan otak primata.
Yang menarik, tugas dokter hewan di pusat rehabilitasi primata endemik jawa itu tidak mudah. Ia sering menjadi korban dendam kesumat sang owa akibat menyuntik atau melakukan operasi kecil. Makanya, dokter yang melakukan tindakan operasi perlu menutup wajah memakai masker agar owa tidak mengenalinya. Bahkan bila perlu owa diberikan penutup mata.
Sejatinya, di luar kelompok primata yang cerdas, terdapat mamalia lain dengan memori kuat. Contoh gajah sumatera Elephas maximus sumatranus. Volume otak gajah mencapai 7.500 cc, terbesar dari semua makhluk darat saat ini. Dengan kapasitas otak itu wajar bila gajah mampu mengingat segala sesuatu di wilayah jelajah dalam radius 30-160 km. Hebatnya lagi, sekali ada orang menyakiti, gajah terus mengingat, bahkan memburu orang itu bila berada di wilayah teritorinya.